DJ Akan Jadikan SMKN 2 Lebih Baik

0
319
kandaga.id– Dadang Johar Arifin, atau yang juga dikenal dengan sebutan DJ merupakan sosok guru  yang paling lama menjabat kepala sekolah.  Sudah 12 tahun Ia dipercaya menjadi Kepsla SMKN 1 Garut, Jawa Barat. Namun sejak Jum’at (10/07/2020)  DJ dialihkan tugasnya sebagai kepala SMKN 2 Garut,  sedang posisinya di SMKN 1 kini digantikan oleh Bejo Wismoyo, alias tukar posisi.

Kepada wartawan, DJ mengaku,  baru mengetahui dirinya dipindah sebagai kepala sekolah yang sebelumnya dijabat Bejo Wismoyo itu, hanya beberapa jam sebelum proses pelantikan yang berlangsung pada Jum’at Pk. 09.30 pagi itu.” Saya baru mendapat pemberitahuan tadi pagi, tapi sebetulnya sudah dirintis sejak lama oleh propinsi, tapi saya tidak mengetahui akan ada rotasi, mutasi untuk diri saya sendiri, kalau untuk yang lain saya tahu. Tapi mungkin karena saya sudah tiga periode di sini, saya sadar.  Mudah mudahan di tempat yang baru (SMKN2- red)  bisa lebih baik,” katanya.

Dadang sendiri sudah menjadi bagian dari sekolah yang dulu bernama SMEA Negeri itu selama 27 tahun, sejak menjjadi guru honorer Tahun 1991, dan diangkat menjadi Kepala sekolah pada 28 Juni 2008.”Sebagai ASN saya siap mau ditempatkan di manapun juga. Itu hal biasa (rotasi dan mutasi- red)  untuk bisa mengembangkan keilmuan, serta dedikasi terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Dadang yang dikenal sebagai kepala sekolah yang berani berinovasi dalam mengembangkan sekolahnya,  termasuk gemar membangun sarana dan prasarana nya, hingga bangunan sekolah SMKN 1 kini tampil bak istana kepresidenan yang rencananya hendak diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, namun keburu terjadi pandemi Covid 19.

Ditempatnya yang baru nanti, Ia pun punya keinginan  untuk menjadikan SMKN 2 lebih baik dari sekolah yang telah dihuninya selama 27 tahun itu.” Ketika nanti saya ke sana, saya akan melihat dulu infrastrukturnya seperti apa, sumber dayanya, karena harus mempelajari dulu kulturnya seperti apa, sebelum mengambil langkah-langkah strategi.  Yang jelas saya ingin mengembangkan sekolah itu lebih baik dari ini (SMKN 1- red) , ” ujarnya.

DJ menilai, SMKN 2 lebih potensial,  dengan luas tanah yang lebih besar dan lokasinya yang lebih strategis, karena berada di pinggir jalan.” Kami harus mempercantik sekolah tersebut. Sekolah adalah istanaku, sekolah adalah bumiku, sekolah hijau dan aman untuk para siswa dan para konsumen yang datang ke sekolah, ” imbuhnya.
                                                            Karenanya, Ia mengaku tidak takut dengan stigma sebagian murid SMK 2 yang selama ini sering terlibat tawuran. Sebab katanya, karakter orang bisa dibentuk menjadi insan yang madani dengan cara pengemasan yang baik.” Saya pernah masuk di sana selama tiga bulan (sebagai Plt. Kepsek), mereka baik, mereka cukup kooperatif. Tinggal bagaimana kita cara mengemasnya, jadikan mereka itu sebagai anak kandung kita, jadikan mereka sodara kita, supaya silaturahminya lebih baik, sentuhlah mereka dengan hati,” tandasnya.
                                                               Rencana DJ lainya, akan menambah jurusan  yang bersifat non teknis, atau soft teknis, agar sekolah barunya itu lebih menarik peminat terutama calon peserta didik perempuan.  (Jay)***