Asep Mulyadi (Staf TAS), Irvasya Nasywa Putri Al Nurdin, Kepala SMPN 1 Garut, R. Yusup Satria Gautama, M.Pd., Qasif Haziq Dhiyaulhaq, dan Drs. H. Tjuk Mardianto (gurul).

KANDAGA.ID – Qasif Haziq Dhiyaulhaq (Kelas 7D), Juara Bintang Sobat SMP 2024 Tingkat Nasional, Perwakilan Kabupaten Garut, Program Direktorat SMP Kemendikbudristek, dan Irvasya Nasywa Putri Al Nurdin (Kelas 8E), pada O2SN Pencak Silat.

Ditemui usai melaksanakan PSKK (Penilaian Sumatif Kenaikan Kelas) pada Senin (10/6/2024). Qasif menuturkan, waktu pertama seleksi diikuti 1.500 lebih peserta di seluruh Indonesia, diawali dengan pembuat video dan melakukan tugas yang dikasih oleh Direktorat SMP, beberapa pekan kemudian ada pengumuman yang lolos ke tahap berikutnya.

Setelah seleksi itu, lanjut Qasif ada seleksi lagi disaring menjadi 400 peserta lebih, kemudian disaring lagi menjadi 82 perwakilan dari seluruh Indonesia untuk menjadi bintang sobat SMP tahun 2024.

Qasif Haziq Dhiyaulhaq

“Alhamdulillah waktu ada pengumuman merasa bersyukur banget karena bisa menjadi perwakilan dari Kabupaten Garut untuk menjadi Bintang Sahabat SMP bersama perwakilan dari Kabupaten lain,” ucapnya

Untuk menghadapi di tingkat nasional itu, Qasif melakukan persiapan dengan banyak yang harus dipelajari terutama program-program yang dibikin oleh Direktorat SMP Kemendikbud.

Contohnya, salah satu PPKSP (Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan), dan banyak program lainnya yang harus dipelajari, serta dibuatkan video implementasi di sekolah, dan itu juga butuh waktu yang lumayan banyak sekitar 2 mingguan. Intinya, semua materi-materinya disediakan oleh Kemendikbudristek untuk dipelajari termasuk pelatihan awal.

“Alhamdulillah pihak sekolah mendukung dalam aktivitas ini, guru-guru memberikan bantuan termasuk teman-teman untuk berkolaborasi dalam lomba yang diselenggarakan oleh Kemendikbuddistek ini,” terangnya.

Ia berharap setelah terpilih jadi Bilang Sahabat SMP 2024 ini, bisa terus meningkat dan menjadi roll model bagi teman-teman yang lain juga, karena nanti ada program lanjutan dari Kemendikbudristek yaitu diundang untuk ke Jakarta ada pelatihan dan lainnya,” pungkasnya.

Sementara Irvasya mungkin tidak asing lagi, ia sudah menorehkan prestasi di bidang pencak silat diantaranya Juara 1 Popda Kategori Beregu, Juara 1 Popwilda Kategori Beregu, dan Juara 3 Popnas Kategori Beregu.

Namun pada O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) ini tidak ada lagi partner, melainkan sendiri, baik latihan atau pergi kemana-mana. Pun demikian, Irvasya berhasil menjadi wakil Kabupaten Garut.

Qasif Haziq Dhiyaulhaq, Komite SMPN 1 Garut, Riski Gustianeu, A.Md., dan Irvasya Nasywa Putri Al Nurdin.

Irvasya merasa bangga bisa mewakili Kabupaten Garut utamanya SMPN 1 Garut, semoga saja bisa membawa harum sekolah, orang tua, paguron, dan Kabupaten Garut.

Selain itu, ia berharap bisa mempertahankannya buat kejuaraan berikutnya lagi, syukur-syukur bisa masuk ke tingkat internasional.

Untuk menghadapi kejuaraan pada O2SN ini, Irvasya terus berlatih setiap hari, dan menjaga kondisi fisik, termasuk menjaga pola makan.

Terpisah, salah satu perwakilan komite SMPN 1 Garut, Riski Gustianeu, A.Md., mengatakan sangat mendukung sekali dan mensupport apapun kegiatan positif untuk kemajuan sekolah, baik di bidang akademik maupun non akademik.

“Saya berharap semua anak-anak SMP 1 Garut berprestasi, karena kami akan selalu mendukungnya selaku perwakilan dari orang tua siswa,” ucapnya.

Riski dan pengurus komite yang lain akan berupaya semaksimal mungkin, agar semua anak-anak bisa mengembangkan talenta di bidang masing-masing, demi kemajuan diri anak itu sendiri, dan membawa harum nama sekolah, orang tua, dan Kabupaten Garut. ***Jajang Sukmana