Kabur dari RS, Lalu Meninggal, Ternyata Positif Covid-19

0
330
Ilustrasi Covid-19 (net)

Seorang laki-laki (20) warga Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang menjadi PDP di Rumah Sakit dr. Slamet Garut, yang sempat kabur, dan akhirnya meninggal dunia, ternyata positif Corona. Dengan demikian, kasus positif Covid 19 di Garut menjadi empat orang. ” Kemarin malam, Dinas Kesehatan menerima hasil 1 kasus lagi yang dinyatakan konfirmasi Positif, hasil pemeriksaan laboratorium atau disebut sebagai KC-4 laki-laki, 20 tahun asal Kecamatan Cigedug. Namun demikian, kondisi KC-4 ini sejak tanggal 01 April 2020 telah meningal dunia.
Dengan demikian total kasus kasus Covid-19 sampai hari ini menjadi 4 kasus, yaitu laki-laki 3 kasus dan 1 perempuan,” papar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat.

Menindaklanjuti hasil tersebut, lanjut Ricky, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melaksanakan tracing dan tracking ke lokasi KC-4. Tracing dan tracking, tanggal 21 April 2020 kepada kontak erat risiko tinggi di dua lokasi di Kecamatan Cigedug dan Cisurupan dengan jumlah OTG sebanyak 91 orang, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil semuanya dinyatakan non reaktif. “Masih terdapat OTG yang belum tracing, yaitu 6 orang di Kecamatan Banjarwangi dan 3 orang di Cisompet. Dalam waktu dekat ini, akan segera dilakukan rapid test,” katanya.

Ilustrasi Covid-19 (net)

Adapun kronologis KC-4 sebagai mana sempat diberitakan media pada awal kedatangannya di Garut. Pada tanggal 24 Maret 2020, KC-4 pulang dari Bogor dengan status bekerja di salah satu rumah makan siap saji.
Kondisi saat di Bogor, telah menderita sakit dan pulang ke Garut dalam upaya istirahat di rumah keluarganya. Namun dengan perjalanan penyakit yang dideritanya, maka pada Tanggal 01 April 2020 tepatnya pukul 23.00 WIB KC-4 dinyatakan meninggal dunia. Sesuai protokol kesehatan, jenazah KC-4 telah mendapatkan penanganan sebagaimana
mestinya.

Ricky menambahkan, saat ini di beberapa puskemsas sedang dilaksanakan rapid test pada ODP. Diperoleh 1 (satu) kasus ODP (Laki-laki, 52 tahun Kecamatan Tarogong Kaler dinyatakan reaktif. Laki laki ini sebelumnya memiliki riwayat pengobatan di salah satu puskesmas dan dinyatakan sebagai ODP Tanggal 24 Maret.  ” Besok Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan segera melakukan pemeriksaan lanjutan berupa pengambilan swab sampel untuk dikirim ke Bandung, mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat diketahui hasilnya,” imuhnya.

Total kasus Covid 19 sampai hari Selasa sore, OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi sebanyak 2.622 kasus, terdiri dari OTG : 316 orang, dimana 150 masih dalam tahap observasi dan 166 selesai masa observasi. ODP : 2.156 kasus (77 kasus masih pemantauan, 3 dalam perawatan, dan 2.096 selesai pemantauan dimana 8 diantaranya meninggal.

PDP : 35 kasus (2 kasus sedang dalam perawatan dan 33 kasus selesai pengawasan dimana 6 diantaranya meninggal).
Konfirmasi positif 4 kasus terdiri 2 dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium. (Jay).