Kecamatan Tarogong Kidul, Sudah Siap Bersaing di FTBI Tingkat Kabupaten

0
314

TARKID, (kandaga.id).- Dengan tema “Merdeka Berekspresi Meraih Prestasi”, sejumlah 70 siswa SD dari 5 gugus mengikuti seleksi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul di SDN 4 Pataruman, Jl. Terusan Pembangunan, Kec. Tarogong Kidul, Senin (19/9/2022).

Secara resmi FTBI dibuka Korwil, Edi Sutrisno, S.Pd., M.Pd., ini dihadiri Korwas, Dedah Maryonah, M.Pd., beserta jajaran pengawas lainnya, Ketua PGRI Cabang, H. Enung Parhanudin, S.Pd., M.M., para kepala sekolah, guru pendamping, dan beberapa orang tua yang turut memotivasi anaknya.

Siswa yang tampil pada FTBI tingkat kecamatan ini merupakan siswa paling terbaik dari yang terbaik dalam kemampuan bahasa, seni dan budaya Sunda, untuk mewakili kecamatan pada lomba di tingkat kabupaten, bahkan sebelumnya telah menempuh beberapa seleksi mulai dari tingkat sekolah dan tingkat gugus.

Kepala SDN 1 Jayaraga, Yanti Sri Mulyanti Arni, M.Pd., saat memandu pembukaan FTBI.

“Mudah-mudahan pada seleksi tingkat kecamatan juga menghasilkan paling terbaik yang dapat membawa harum nama sekolahnya dan Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul di tingkat kabupaten, serta jadi wakil di tingkat provinsi,” harap Korwil Edi, bahkan lanjutnya, ada rencana juara dari masing-masing provinsi akan ditampilkan di tingkat nasional.

Menurutnya, budaya Sunda merupakan budaya yang sudah melekat sejak lahir, dan siapa lagi yang akan melestarikan, menjaga dan melindungi bahasa dan budaya Sunda kalau bukan oleh kita sebagai orang Sunda.

Ia merasa khawatir dengan situasi saat ini, di lingkungan masyarakat dipengaruhi oleh pengaruh budaya asing yang sudah sangat populer. Bahkan di lingkungan keluarga pun sudah jarang berbicara dalam bahasa Sunda. Oleh sebab itu, Korwil Edi mengajak, untuk memfokuskan kembali belajar dan mengajar bahasa Sunda, khususnya di sekolah-sekolah.

“Saya pikir mungkin kita yang berada di dunia pendidikan menjadi benteng untuk melindungi bahasa dan budaya kita,” ungkapnya.

Khusus untuk para siswa yang mengikuti seleksi, Korwil Edi meminta untuk lebih bertanggungjawab dan mengutamakan kejujuran, dibandingkan dengan target juara.

“Hal tersebut sangat penting, karena jika kita benar-benar, In Syaa Allah juara tidak akan kemana-mana,” ucap Korwil Edi, yang mengakhirinya dengan pantun.

Ka jangkurang ngangkut meri
Sugan bisa mawa pendul
Hayu urang milu pasanggiri
Sugan bisa jadi pinunjul

Mun hayang marawa pendul
Kudu getol maca asihan
Mun hayang jadi pinunjul
Kudu getol nya latihan

Berikut rekapan juara FTBI tingkat Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul :

***Jajang Sukmana