SK Kepala SMA SMK Diberikan Saat Sertijab

0
314

kandaga.id – Masing-masing kepala SMA, SMK di KCD Pendidikan Wilayah XI Jawa Barat yang dilantik pada Jumat (10/07/2020) hingga kini belum mendapatkan SK tersendiri, direncanakan penyerahan saat serah terima jabatan (Sertijab), Kamis (16/07/2020) lusa.Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI, Provinsi Jawa Barat, H. Asep Sudarsono, S.Pd., MM., saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, pemberitahuan untuk Sertijab sudah kami sampaikan kepada semua yang dilantik.“Insyaallah, kami akan melaksanakan Sertijab di KCD pada Kamis (16/07/2020) lusa, dan keesokan harinya mereka harus sudah menempati sekolah baru yang dipimpinnya,” ucapnya, Selasa (14/07/2020).H. Asep mengatakan, pihaknya sudah mengajukan ke provinsi terkait SK masing-masing, yang akan diserahkan saat Sertijab.“Sambil menunggu SK dari BKD Provinsi Jawa Barat, saat ini kami sedang melakukan verifikasi administrasi, jangan sampai ada sekolah mewariskan persoalan administrasi pada kepala sekolah baru, karena itu akan jadi persoalan dikemudian hari,” terangnya.Sementara itu, Ketua MKKS SMA Kabupaten Garut, Drs. Sumpena Permana Putra, SH., M.MPd., saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan, semua yang dilantik sudah menerima pemberitahuan waktu, tempat, dan tanggal pelaksanaan Sertijab.“Secara global SK jabatan sudah ada saat pelantikan, namun untuk masing-masing belum menerima,” ucap Kepala SMAN 6 Garut ini, yang menyayangkan pihak MKKS SMA tidak dilibatkan dan tidak tahu sama sekali terkait pelantikan.Menurut Sumpena, pemberitahuan pelantikan malam, namun hanya nama-namanya saja, tidak tahu akan di rotasi mutasi kemana. Dan baru tahu saat dilantik, termasuk dirinya menduduki jabatan baru sebagai Kepala SMAN 1 Garut.Terkait dengan jabatan baru sebagai Kepala SMAN 1 Garut, Sumpena mengatakan, akan menjajaki terlebih dahulu dengan semua stakeholder yang ada dilingkungan sekolah. “Biasanya sekolah yang besar membutuhkan kurang lebih 3 sampai 4 bulan baru bisa beradaptasi,” ungkapnya.Selain itu, dirinya mengungkapkan minimal akan mempertahankan prestasi yang sudah diraih SMAN 1 Garut, dan maksimal ditingkatkan.”Yang kurang baik akan diperbaiki, yang sudah baik akan dipertahankan, dan itu untuk segala hal,” ucap Sumpena, dirinya punya prinsip, kalau yang sudah bagus minimal seperti itu maksimal ditingkatkan. (Jajang Sukmana)***