KANDAGA.ID – Rasa keingintahuan Ai Wahidah, S.Ag., selaku Kepala SDN 5 Muarasanding, tentang Sekolah Adiwiyata menjadi bukti tekadnya ingin memajukan sekolah, meskipun jumlah siswanya lebih kurang ada 60 siswa.

Letak sekolahnya pun berada di tengah-tengah masyarakat yaitu di Jl. Cimanuk, Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Awalnya memang pesimis, bahkan sempat akan mengurungkan, tapi setelah ada yang menyangkan jika tidak lanjutkan karena sudah melewati empat tahap, akhirnya dorongan tersebut Ai Wadah kembali semangat kembali.

Hal itu terpantau saat Dinas Pendidikan Kabupaten Garut bersama dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, dan dari pihak Yayasan Bakti Barito didampingi pengawas SD, melakukan evaluasi langsung ke sekolah pada Senin (6/5/2024).

Untuk menjadi sekolah tak gampang, karena banyak yang harus dipersiapkan diantaranya Rencana Tindak Lanjut Lingkungan (RTL), program pengelolaan sampah, penghematan energi, penghijauan sekolah, pelibatan siswa dalam kegiatan lingkungan, dan kolaborasi dengan pihak terkait.

Selain itu, perlu dipersiapkan juga diantaranya bisa penyediaan fasilitas daur ulang sampah, penggunaan sumber daya alam secara bijaksana, edukasi lingkungan kepada siswa, guru, dan staf sekolah, danpenanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.

Pun demikian, SDN 5 Muarasanding sudah menorehkan prestasi di tahun 2023 yaitu Juara Harapan 1 Carpon, Juara 1 Pantomim (mewakili Garut Kota ke tingkat kabupaten, Juara Harapan 2 Qosidah Pentas PAI, Juara 3 Tari Modern (Yogja Dept. Store), dan Juara 2 Mojang Jajaka Cilik.

Sementara di tahun 2024 yaitu Juara 3 Gambar Cerita, Juara Harapan 2 Pantomim, Juara 3 Adzan, dan Juara 3 nyanyi Solo Doega Expo. ***Jajang Sukmana