KKG Gugus 1 Tarogong Bergerak Berkarya dan Berkolaborasi

0
50
Ariana, M.Pd, sebelum memberikan materi pada Bimlat GOREJAG di Auditorium PGRI, Rabu (25/08/2021).

kandaga.id – Awal tahun 2020, Kelompok Kerja Gugus 1 Tarogong melakukan pergantian pengurus, sejak itu pula berbagai pembenahan disesuaikan dan diselaraskan dengan regulasi dan kedinamisan dalam pendidikan Indonesia.

Pengajar praktik atau pendamping Pendidikan Guru Penggerak (PGP), Ariana, M.Pd., selaku Ketua KKG, mengatakan baru sebulan pergantian pengurus terjadi pandemi Covid-19, akibatnya hingga sekarang jadi tantangan semakin besar.

Masa pandemi Covid-19 yang hampir di tahun ini, telah terjadi sebuah jurang yang besar nan jauh dalam proses pembelajaran. Dengan digitalisasi dan penyesuaian diri menjadi proses awal refleksi, diskusi dalam group.

“Kami menganalisis kebutuhan guru khususnya di Gugus 1 Tarogong dengan adanya beberapa penyesuaian kebijakan terkait penyederhanaan kurikulum. Hal ini menjadi topik brainstorming hingga akhirnya mengerucut pada kebutuhan modul peserta didik,” ungkap Ariana, Rabu (25/08/2021).

Sambil menyamakan konsep terkait modul tersebut, Ariana memulainya dengan pertemuan-pertemuan secara virtual, pada akhirnya didapatlah kesepakatan penyusunan modul secara kolaboratif yang berpusat pada peserta didik.

Modul dikemas semenarik mungkin dengan konten yang esensial dan kontekstual serta tidak membebani karena dikemas dalam e-book, sehingga mudah untuk dipelajari secara mandiri.

Beberapa referensi diambil diantaranya modul dari kementerian, seperti modul literasi numerasi dan modul berbasis aktivitas. Sampul depan modul itu sendiri mengisyaratkan karya kolaboratif KKG Gugus 1 Tarogong untuk peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD).

Setiap modul mengedepankan kreativitas para tim penulisnya sehingga terasa harmonisasi dan keunikan dalam keberagaman.

“Semoga karya sederhana ini menjadi lompatan kecil yang menginspirasi, sehingga menjadi lompatan besar menuju transformasi pendidikan di Kecamatan Tarogong Kidul khususnya dan Kabupaten Garut pada umumnya,” harap Ariana. ***Jajang Sukmana