Mantan Ketua IKA STAIPI Bandung Sebut Khoerudin Jadi Ketua Karena Suara Pemberian

0
258

kandaga.id – Mantan Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Agama Islam Persis (STAIPI) Bandung periode 2017-2020, Aef Saepullah Mubarok menyebut, terpilihnya Muhammad Hoerudin Amin, atau Hoerudin terpilih menjadi ketua umum (Ketum) IKA STAIPI Bandung bukan dari hasil voting, melainkan hasil limpahan suara dari calon ketua yang memilih mundur dari pencalonan pada Musayawarah Besar (Mubes) IKA STAIPI Bandung yang berlangsung Senin (29/03/2021)

“Jadi calon ketua yang mendapatkan pemilih terbanyak itu mundur dengan alasan belum siap menjadi ketua umum,” ujar Aef kepada wartawan di salah satu tempat ngopi di Kabupaten Garut, Selasa (30/3/2021).

Aef yang juga penanggung jawab Mubes tersebut, menerangkan, terkait pemberitaan yang menyatakan bahwa Hoerudin Amin S.Ag, MH meraih suara terbanyak dengan raihan suara 53 suara, itu bukan pada pemilihan calon ketua umum, melainkan pemilihan formatur.

Dalam pemilihan formatur ini, ada beberapa orang yang dipilih oleh peserta Mubes, selain Hoerudin. Seperti Priyatna Mukhlis  alias Mang Ayat, Aef Saepulloh, Mustopa dan Ustad Ihsan Kamil.

“Dalam pemilihan formatur ini saya dapat 11 suara, disusul Ayat 8 suara, Mustopa 4 suara dan Ustad Ihsan 4 Suara,” ujarnya.

Dalam sidang formatur ini, kata dia, lima orang ini termasuk dirinya melakukan rapat terbatas untuk menentukan calon ketua umum. Dalam pertemuan itu semua calon berhak menunjuk siapa orang yang akan menjadi ketua umum.

“Saat itu saya dan Mustopa memilih Mang Ayat dan otomatis Ayat juga memilih dirinya sendiri sehingga mendapat tiga suara. Sementara Ihsan Kamil memilih Hoerudin. Jadi saat sidang formatur itu yang terpilih Ayat Mukhlis,” tuturnya.

Tetapi ketika sudah terpilih, lanjut dia, Priyatna Mukhlis ini malah mudur dengan alasan belum siap menjadi ketua umum. Sehingga otomatis Hoerudin terpilih menjadi Ketua Umum IKA STAIPI Bandung.

“Salahnya, saat ini panitia langsung mengumumkan hasil sidang formatur itu tanpa meminta pandangan dulu dari peserta Mubes,” ujarnya.

Aef menerangkan, dirinya bukan tidak setuju dengan terpilihnya Hoerudin Amin menjadi Ketua Umum IKA STAIPI Bandung, tetapi dirinya hanya ingin meluruskan pemberitaan terkait proses pemilihannya.

“Jadi bukan dari hasil voting peserta Mubes, Hoerudin ini terpilih karena calon ketua yang mendapatkan dukungan terbanyak mengundurkan diri. Intinya suara yang diperoleh Haerudin ini hasil pemberian, bukan dari pilihan peserta,” pungkasnya. (Jay)***