Rutilahu Jadi Prioritas pada Reses Yudha Puja Turnawan di Garut Kota

0
107
Yudha Puja Turnawan

kandaga.id – Reses dihadiri unsur Forkopimcam Garut Kota, LPM, dan para kepala kelurahan dalam menyampaikan aspirasi masyarakatnya masing-masing pada Anggota DPRD Kabupaten Garut di masa Sidang I tahun 2021 Daerah Pemilihan I, di Aula Kantor Kecamatan Garut Kota dengan dibuka secara resmi Camat Garut Kota, Drs. Teten Sundara, M.Si, Selasa (19/01/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, reses Ketua Fraksi sekaligus Ketua DPC PDI-Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan menyerap aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan di tingkat selanjutnya.

Dirinya mengaku akan terlibat dalam Musrenbang kecamatan dan kabupaten, untuk itu Yudha meminta pada seluruh lurah hasil Musrenbang kelurahan, mana skala prioritas untuk diperjuangkan di Musrenbang kabupaten.

“Tugas saya menyerap aspirasi warga, Insyaallah pada bulan Maret tahun 2021 mendatang hasil reses akan dimasukkan di pleno Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” kata Yudha.

Berdasarkan Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah selaku DPRD diwajibkan memasukkan ke dalam sistem informasi perencanaan pembangunan daerah.

“Saya sudah memiliki username maupun password tersendiri, dan nanti saya fokus yang tidak tercover dana kelurahan akan diinput ke dalam sistem informasi perencanaan pembangunan daerah,” kata Yudha, jadi tadi itu untuk membangun kesepahaman dengan LPM maupun dengan lurah-lurah.

Selain itu, dalam reses ini masukkan dari tiap-tiap kelurahan kebanyakan masalah Rutilahu jadi prioritas. Seperti keluhan salah satu lurah, mengaku banyak warga punya rumah di atas tanah wakaf pemakaman, yang tidak memungkinkan mendapatkan bantuan dari APBD.

“Seperti itu harus ada solusi, solusi awal ada komunikasi intensif dengan kepala daerah, supaya nanti ada kolaborasi dengan BAZNAS, CSR Bank bjb atau dana Korpri maupun Garut Peduli agar untuk orang-orang tidak memiliki tanah itu, untuk difokuskan pada pembelian tanah, dan nantinya baru dapat bantuan Rutilahu dari APBD,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)***