Tim Monitoring Rapid Tes Antigen Jabar Datangi PUskesmas Cipanas

0
238

Tim Monitoring Disparbud Jawa Barat didampingi Husnul Khotimah di Posko Kesehatan Puskesmas Cipanas Tarogong Kaler.

Kandaga.id- Tim monitoring  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, mendatangi Puskesmas Cipanas Kabupaten Garut, untuk memantau pelaksanaa Rapid tes antigen di tempat wisata air panas Cipanas.

Kepala Puskesmas Cipanas, Garut, Hj. Husnul Khotimah.

” Kami tim monitoring  dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, ditugaskan untuk memonitor pelaksanaan kegiatan Rapid tes antigen di Kabupaten Garut. Siapa saja yang di-Rapid tes, berapa banyak, dan kami akan monitor dari tanggal 24 Desember 2020, sampai 08 Januari 2021,” ungkap Dedah Ratikah didampingi Kepala Puskesmas Cipanas, Hj. Husnul Khotimah, saat melakukan monitoring di Puskesmas Cipanas Garut, Kamis (31/12/2020).

Petugas Posko Kesehatan Puskesmas Cipanas siaga 24 jam.

Dikatakannya, selain memonitor pelaksanaan Rapid tes antigen di Puskesmas Cipanas dan Terminal Guntur Ciawitali Garut, tim monitor ini juga mantau pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) ke restoran, hotel dan tempat wisata. Kita juga memantau pelaksanaan Prokes menyangkut pelaksanaan pemakaian masker, mencuci tangan pake sabun dan jaga jaraknya, baik oleh pengelola, pegawai dan pengunjung tempat tempat tadi,” tuturnya.

Dedah menilai sangat baik pelaksanaan Prokes di tempat wisata dan hotel yang ada di Garut ini.

” Sangat baik (pelaksanaan Prokes), saya salut penerapan Prokes di tempat tempat wisata yang ada di Garut ini, pantas kalau Garut imi mendapatkan penghargaan dari Provinsi,” ucapnya.

Kepala Puskesmas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Hj. Husnul Khotimah, menyebutkan, pelaksanaab Rapid tes antigen di Posko Kesehatan  yang ada di Puskesmasnya dilakukan dengan selektif.

” Pelaksanaan Rapid tes di Posko Kesehatan kami, benar benar dilakukan secara lebih selektif. Artinya hanya dilakukan bagi mereka yang akan keluar kota, atau yang memiliki gejala. Untuk yang memiliki gejala di sini kami konsultasikan dengan dokter yang dipasilitasi oleh Dinas Kesehatan,” tuturnya.

Untuk hari pertama, Rabu kemarin, menurut Husnul, pihaknya menerima jatah alat Rapid tes antigen sebanyak 23, dan sisanya hari ini hanya 9. ” Kalau sudah habis nanti kami komunikasikan dengan Dinkes, apakah akan ditambah lagi, atau tidak, karena kami ditugaskan sampai tanggal 04 Januari 2021,” Imbuhnya.

Khusus malam tahun baru nanti Posko Kesehatannya siaga 24 jam, untuk melayani masyarakat, terutama para tamu yang datang dari luar  Garut. (Jay).