Bidang Pendidikan Tarogong Kidul, Selenggarakan Bimlat dan Launching Modul Pembelajaran

0
136

kandaga.id – Koordinator Pengawas (Korwas) berkolaborasi dengan Kelompok Kepala Sekolah (K2S) di lingkungan Kooordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul menyelenggarakan Bimbingan dan Pelatihan (Bimlat) sekaligus launching Modul Pembelajaran di Auditorium PGRI, Rabu (25/08/2021).

Dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, kegiatan terbatas Blended Training secara langsung diikuti 74 peserta, dan diikuti 541 secara live on Youtube di KPPS Tarkid, diantaranya sebanyak dengan 210 peserta melalui Zoom.

Dengan mengusung tema “Gerakan Optimalisasi Ruang Edukasi Jaringan Aplikasi Guru (GOREJAG)”, Bimlat difokuskan untuk membentuk professional kepala sekolah dan guru dalam era kekinian dengan berbasis digital di masa pandemi Covid-19 tahun pelajaran 2021/2022.

Selain pemaparan materi dalam Blended Training ini, juga sharing dengan guru penggerak, dengan harapan kedepannya semua sekolah di lingkungan Korwil Tarogong Kidul mampu dan bisa menerapkan kurikulum program sekolah penggerak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong, S.Pd., M.Si., dengan resmi membuka Bimlat, dihadiri Kabid SD, H. Entib Satibi, S.Ip., M.M.Pd., Kasi Kurikulum Bidang SD, Bambang Sumpena, S.Pd.SD., Korwil Ocep Sudjadi, SH., MH., Korwas Dedah Maryonah, S.Pd., M.Pd., pengawas Tintin Surtini, M.Pd., dan lima guru penggerak yaitu, Ida Siti Faridah, M.Pd., Elin Ruslina, M.Pd., Ariana, M.Pd., Nurhayati, S.Pd., dan Dadan Hamdani, M.Pd.

Kadisdik Totong mengapresiasi terhadap Bimlat ini, dirinya berpesan kepada semua satuan pendidikan agar menjaga marwah guru dengan merefleksikan nilai dan filosofi Ki Hajar Dewantara.

Sementara Korwas Dedah Maryonah, S.Pd., M.Pd., mengucapkan syukur Alhamdulillah, dengan rencana cukup lama, akhirnya Bimlat dapat dilaksanakan, dan Alhamdulillah status PPKM Garut menurun dari level 3 ke level 2. Dan mudah-mudahan terus turun, kembali normal. Sehingga pembelajaran secara tatap muka dapat dilaksanakan sepenuhnya.

Dirinya sengaja mengusung tema GOREJAG, dengan tujuan semua sekolah lingkungan Kooordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Tarogong Kidul bangkit dan dapat mengimbangi perkembangan zaman di era revolusi industri 4.0.

“Alhamdulillah sebayak 22 penulis telah menerbitkan karyanya, dan hasil kolaborasi tersebut akan dijadikan modul pembelajaran,” pungkas Korwas Dedah. ***Jajang Sukmana