SMK Ciledug Al Musaddadiyah Peduli, Istigosah dan Do’a Galang Donasi untuk Cianjur

0
77

TARKID, (kandaga.id).- Gempa berskala 5,6 Skala Richter (SR), Senin (21/11/2022) siang, yang melanda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengakibatkan ratusan jiwa meninggal dan terluka, ribuan rumah rusak berat, serta kondisi masyarakat sangat perlu uluran bantuan.

Dengan situasi dan kondisi seperti itu, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ciledug Al Musaddadiyah Garut, melakukan penggalangan donasi, Selasa (22/11/2022) ba’da Dhuhur.

Antusias civitas SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut sangat tinggi dalam  mendoakan agar para korban diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah gempa bumi tersebut.

Kepala SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut, M. Nasrullah Ramdhan terjun langsung kelapangan untuk mengetahui dan memastikan secara langsung dampak kejadian yang terjadi kepada keluarganya di sana, dan beliau juga menyampaikan informasi terkini terkait situasi kondisi Cianjur, bahwa lokasi sekarang pusat kejadiannya berada kurang lebih 6 KM (pakai kendaraan kurang lebih15 menit jika lancar) dari lokasi, namun ada dampaknya rumahnya retak serta genting-nya sebagian berjatuhan serta disekitar kampungnya dijadikan tempat titik kumpul korban.

“Alhamdulilah sementara kondisi keluarga sehat dan aman,” terangnya.

Sementara istigosah dipandu oleh Danni Ramdani (wakasek Hubin), dengan susunan acara sebagai berikut: Tawasul dan Tahlil dipimpin oleh Asep Riyadluddin, Membaca Ayat Suci Al Qur’an (Surat Yaasiin dipandu oleh Ukoj Sudjana, Surat Al Waqiah dipandu oleh Nono Kartono (Wakasek Kesiswaan), Istigosah dipimpin Oleh Asep Budiman (Wakasek Kurikulum), sambutan kepala sekolah yang diwakili Wakasek Kesiswaan dan Kurikulum, dan Tausyiah oleh U. Deden Nurul Hakim.

Nono Kartono melalui WhatsApp, mengatakan, seluruh siswa SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut berdoa bersama untuk masyarakat Kabupaten Cianjur yang terdampak Bencana alam Gempa bumi.

“Doa bersama ini untuk masyarakat Cianjur yang terdampak bencana gempa bumi, khususnya dan para tokoh-tokoh pejuang islam, guru-guru smk Ciledug Al Musaddadiyah serta orang tua kita semua yang sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Menurutnya, para siswa terketuk hatinya untuk membantu korban gempa Cianjur dengan menggalang Donasi juga, bantuan seperti sembako, dan ini di inisiasi oleh Ketua OSIS SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut.

“In Syaa Allah bantuan ini akan dikirimkan berapa pun adanya, juga ada dari para guru nantinya berupa uang yang akan dibelikan beberapa kebutuhan,” terangnya.

Salah seorang pengurus OSIS, Andi Apriliandi, menuturkan, doa bersama dan galrang Donasi ini sebagai bentuk kepedulian bagi para korban gempa bumi di Cianjur.

“Donasi kami galang dan kumpulkan 2 bungkus mie per siswa serta uang semampunya, dan alhamdulilah antusias teman-teman sangat tinggi,” ucapnya.

Andi menyebut sebanyak kurang lebih 500 siswa serta puluhan guru dan staf di SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut berkumpul berdoa bersama dan menggalang donasi untuk para korban Bencana alam gempa bumi di Cianjur.

“Mudah-mudahan apa yang kami dilakukan ini, dengan berdoa bersama dan galang donasi, untuk para korban diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapinya, dan apa yang kami berikan dapat meringankan beban para korban,” pungkasnya. ***Jajang Sukmana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here