Desa Sukasenang Segera Miliki Jembatan Penghubung

0
427

KANDAGA.ID – Harapan Warga Kampung Penanggungan, Kelurahan Lengkong Jaya, Kecamatan Karangpawitan dan Warga Kampung Tegal Panjang, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi yang meminta pemerintah untuk segera membangun jembatan penghubung tidak lama lagi akan segera direalisasi.

Permintaan itu menjadi harapan besar bagi warga karena menggunakan perahu rakit sederhana untuk menyebrang, termasuk siswa sekolah yang lebih dikhawatirkan keselamatannya. Hal tersebut disampaikan mantan Kepala Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Iwan Ridwan, yang saat kembali maju di bursa Pilkades Serentak Gelombang III Tingkat Kabupaten Garut.

“Kemarin saya bersama Tim dari DPMD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Garut menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) di lokasi jembatan Rawayan yang akan dibangun oleh Pemprov Jabar. Untuk mengantisipasi datangnya musim hujan, Rencananya pada minggu-minggu ini jembatan akan segera dibangun,” tandas Iwan Ridwan, Incombent yang akan mencalonkan kembali di Pilkades Sukasenang.

Iwan melanjutkan, pada awal Tahun 2019 Bupati Garut, H. Rudy Gunawan SH MH sudah meninjau lokasi penyeberangan, dan menyatakan tidak boleh ada masyarakatnya yang menyebrangi sungai dengan menggunakan rakit. Pemkab Garut berjanji akan menyalurkan anggaran untuk pembangunan jembatan rawayan yang dimana sungai Cimanuk tersebut kerap dilintasi oleh siswa-siswi SDN Tegal Panjang.

“Disampaikan oleh pihak DPMD Provinsi bahwa pengerjaan jembatan rawayan akan dilaksanakan langsung oleh tim dari Provinsi dengan bantuan dari Gubernur Jawa Barat sebesar Rp200 juta. Mudah-mudahan Pemkab Garut juga segera merealisasi bantuannya, dan anak-anak sekolah tidak perlu khawatir lagi saat melintas sungai Cimanuk,” ujar Iwan.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, H Aji Sukarmaji M Si menyampaikan, saat ini DPMD Provinsi Jawa Barat sedang meluncurkan program Jembatan Gantung Desa atau Jantung Desa. Melalui program ini, kata Aji, DPMD Provinsi akan segera membangun 20 jembatan gantung di sejumlah kabupaten dan kota Jawa Barat. Ada dua prioritas yang ditentukan yakni akses sekolah dan aktivitas ekonomi.

“Pemilihan lokasi pembangunan jembatan gantung didasarkan skala prioritas, salahsatunya di Kabupaten Garut yang dimana akan segera dibangun jembatan yang menghubungkan Kecamatan Karangpawitan dan Kecamatan Banyuresmi. Kami berharap pembanguan jembatan ini nantinya akan mempermudah akses sekolah dan konektivitas antardesa di wilayah tersebut,” ungkap Kadis DPMD Garut.

Hadir dalam kegiatan Monev Jembatan Rawayan tersebut, Kabid Pengembangan Potensi Desa dan Kasi Bina Penataan, Ir Uung Gumilar MM dan Pendayagunaan Ruang Desa, Hj Agustina Rohiani S Hut M IL dari DPMD Provinsi Jawa Barat, Kabid PSDA SPD dan TTG Robiul Awaludin, Kasi Sarpras Desa Wilianti Nurul Fitri, Kasi SDA Adi Fadilah dari DPMD Kabupaten Garut, Mantan Kepala Desa Sukasenang, Iwan Ridwan dan Lurah Lengkong Jaya. (Jajang Sukmana)***